CCI (Commodity Channel Index)

Indikator CCI secara luas digunakan untuk memprediksi harga reversal. Indikator ini memberikan gambaran dari hharga aset, pergerakan rata-rata (MA) dari harga aset, dan deviasi normal dari harga rata-rata tersebut.

Bagaimana cara menginterpretasikan

1. Kondisi Overbought/oversold. Dalam kasus normal, CCI berfluktuasi dalam rentang ±100. Naik di atas 100 berarti pair overbought dan sinyal koreksi mengarah ke bawah. Penurunan di bawah nilai-100 berarti pair oversold dan sinyal koreksi mengarah ke atas.

Indikator dinamik tergantung pada jumlah periode yang digunakan untuk membentuk trend. Periode yang lebih pendek (dengan jumlah kurang dari periode rata-rata) menunjukkan kalau indikator akan lebih tidak stabil, maka akan lebih banyak poin yang keluar di kisaran ±100, dan sebaliknya periode dengan jumlah lebih besar, maka semakin banyak poin akan berada dalam kisaran ±100.

2. perbedaan/konvergensi. Perbedaan terjadi bila harga membentuk titik tertinggi lebih tinggi tetapi indikator CCI menunjukkan bentuk yang lebih rendah. Itu dapat dikonfirmasikan oleh break CCI di bawah nol atau break support dalam grafik harga. Sebaliknya, konvergensi terjadi ketika harga lebih rendah tetapi indikator CCI menunjukkan harga lebih tinggi. Itu dapat dikonfirmasikan oleh break CCI di atas nol atau break resistance pada grafik harga.